widgeo.net

Pages

Yudha Agus Wahyudi. Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Pelajar Pelopor Tertib Lalu Lintas Provinsi Jawa Timur Tahun 2013

Pelajar Pelopor Tertib Lalu Lintas Provinsi Jawa Timur Tahun 2013

Limbah Kulit Kerang

Kamis, 21 November 2013


Kerang adalah makanan laut yang cukup di gemari oleh sebagian besar masyarakat kita. Karena sumber proteinnya yang cukup tinggi dan bagus bagi pertumbuhan anak-anak. Disamping mengandung banyak protein kerang juga banyak mengandung omega 3 yang baik bagi pertumbuhan otak anak-anak.

Oleh sebab itu banyak sekali orang yang mengolah kerang sebagai bahan makanan yang enak dan bergizi. Disamping pemanfaatan daging kerang, juga akan ada penumpukan kulit kerang yang begitu menggagu pemandangan dan kebersihan.

Dengan alasan itu, saya berinisiatif utuk memanfaatkan limbah kulit kerang itu sendiri menjadi sebuah kerajinan yang cukup indah untuk dijadikan hiasan rumah baik berupa hiasan pigora, hiasan pintu, sampai dengan gelang dari kulit kerang.

Limbah Sisa Perang


Perang dunia 2 meninggalakan banyak sekali meninggalkan sisa-sisa besi yang begitu saja teronggok di pinggir jalan, di hutan, di pekarangan bahkan di dalam dasar laut. Limbah besi itu begitu mengganggu jika tidak ada pamanfaatan yang tepat. Juga dapat mengganggu kesuburan tanah di sekitarnya.

Untuk itu saya ingin menyampaiakan pemikiran saya, akan lebih mudah dan bijak jika kita memperhatikan sisa perang dunia 2 utnuk menjadikan barang yang yang bernilai seni tinggi maupun pelestarian budaya.

Cara yang menurut saya bisa digunakan yaitu membuat hiasan yang terbuat dari selongsong peluru. Selaian membuat lingkungan kita menjadi asri dan lebih indah, kita juga dapat menyimpan saksi-saksi bisu bangsa kita dalam rangka mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia

Limbah Sabut Kelapa

Kamis, 14 November 2013

Pada posting saya terdahulu sudah membahas tentang pemanfaatan limabah batok kelapa, sekarang saya akan membahas tentang sabut kelapanya biar lebih lengkap.

Batok kelapa dapat di jadikan sebagai hiasan maupun tas yang begitu cantik dan bernilai ekonomis tinggi, bagaimana dengan sabut kelapanya? apakah tetap menjadi limbah yang dapat membuat lingkungan kita kotor? Saya menjawab dengan tegas, TIDAK. Sabut kelapa juga memiliki nilai ekonomis tinggi, selain bisa di gunakan sebagai bahan bakar memasak, sabut kelapa juga dapat dibuat berbagai kerajinan tangan.

Beberapa contoh dari pemanfaatan sabut kelapa yaitu keset, sapu, tempat tisu, bahkan sampai taplak meja. Dengan cara yang lumayan sederhana kita bisa membuat itu dirumah, kita hanya perlu ketelatenan dan sedikit rasa ingin tahu.

Dalam hal ini saya akan membahas 1 hal saja, yaitu tentang tempat tisu/kotak kado yang terbuat dari limbah serabut kelapa. Ternyata dengan limbah yang awalnya tidak berguna, dapat menghasilkan suatu barang yang bernilai seni tinggi.

Untuk membuat boks tisu mapun box kado, yang kita perlukan yaitu sabut kalapa yang sudah berbentuk halus, kertas katon, lem, pensil dan penggaris. Cukup sederhana bukan? namun kita lihat hasilnya. begitu luar biasa bukan?

Kita tidak menyangka, bahwa limbah yang kita anggap kotor bisa mendatangkan sumber pemasukan bagi kita, apalagi pelajar seperti kita, lumayan buat tambah-tambah uang saku :) mari mencoba, dan mari berkreasi. Semangat dan bangkitlah pemuda Indonesia! KITA BISA!


Created by Yudha Agus Wahyudi

Pemanfaatan Limbah

Maraknya pertumbuhan industri manufaktur, berdampak pada meningkatnya jumlah limbah industri. Konsekuensi dari peningkatan jumlah limbah, akan mempengaruhi kebersihan dan kesehatan lingkungan hidup. Maka dari itu, regulasi mengenai limbah industri mulai digalakkan oleh pemerintahan-pemerintahan di seluruh dunia. Regulasi tersebut mewajibkan para pemilik pabrik untuk mengolah kembali limbah mereka agar tidak berbahaya, dan bahkan pemanfaatan ataupun pemakaian ulang kembali. Pemanfaatan limbah bertujuan untuk mengubah efek limbah yang negatif menjadi bahan yang memiliki nilai fungsional yang positif.

Kini terdapat berbagai usaha dari pemilik industri manufaktur untuk memanfaatkan kembali sisa limbah industri mereka. Pada umumnya limbah organik merupakan limbah yang paling umum diolah untuk dimanfaatkan ulang. Contohnya, limbah air dari pabrik yang memproduksi ethanol, gas hasil olahan limbah tersebut yang disebut biogas, dapat digunakan kembali dalam pabrik sebagai sumber energi. Kemudian cara lain perusahaan memanfaatkan limbah organik adalah untuk sektor agrikultur dimana limbah olahan digunakan sebagai pupuk untuk meningkatkan kualitas lahan, namun jika penerapannya tidak benar, justru dapat merusak tanah serta tanaman yang ditanamkan pada lahan tersebut. Limbah organik tersebut dapat berasal dari berbagai macam sisa buangan, selain air, seperti sisa buangan hewan, serta sisa proses makanan.

Limbah lainnya, adalah limbah anorganik. Cara pemanfaatan limbah anorganik yang umum adalah melalui proses recycling atau mendaur ulang bahan-bahan yang tidak dapat dihancurkan, seperti plastik, gelas, kaleng, dan porselen. Contohnya, perusahaan-perusahaan produksi air mineral kini mengedukasi masyarakat untuk membuang botol minuman mereka pada tempat-tempat sampah dengan lambang ‘RECYCLE’ dimana sampah plastik dapat diolah agar bisa digunakan kembali. Sedangkan brand kosmetik kecantikan menerima tempat atau wadah sisa kosmetik yang sudah kosong dari pelanggan agar dapat digunakan kembali. Supermarket mulai menggunakan plastik belanja yang dapat hancur dalam kurun waktu 2 tahun. Pengusaha-pengusaha kecil, menggunakan kembali sisa limbah industri yang tidak berbahaya untuk dibuat menjadi kerajinan tangan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk dapat memanfaatkan limbah sisa buangan industri, baik limbah organik maupun anorganik. Dengan demikian, limbah tidak akan selalu memberikan dampak yang negatif bagi lingkungan, melainkan dapat memberikan dampak positif yaitu menjadi suatu sumber bahan yang berguna bagi masyarakat pada akhirnya
 

Limbah Batok Kelapa

Limbah tak selamanya hanya menggangu kehidupan manusia. Bila mengolahnya dengan baik, bahkan sesuatu yang tidak bergunapun akan dapat menjadi suatu barang yang berharga. Salah satu contohnya adalah batok kelapa. Limbah yang satu banyak ditemukan disekitar kita bukan? tempurung kelapa yang tidak bernilai, masih bisa disulap menjadi barang bermanfaat.

Kelapa muda merupakan salah satu buah yang cukup digemari oleh sebagian besar penduduk di Indonesia. Pemanfaatan dari buah ini sendiri cukup beragam, beberapa di antaranya adalah es kelapa muda, campuran es buah bahkan sampai campuran ice cream.

Dengan begitu banyanyaknya pemanfaatan dari kelapa muda, pasti lah banyak sekali tumpukan kulit kelapa muda yang jika kita biarkan begitu saja bisa menjadi sumber penyakit yang cukup mengerikan bagi kita, contohnya saja tempurung kelapa muda bisa saja menampung air hujan dan akhirnya akan menjadi sarang nyamuk demam berdarah yang sekarang ini sedang mewabah di Indonesia. Untuk itu, bagaimana cara kita memanfaatkan tempurung buah kelapa? Untuk lebih jelasnya mari kita bahasa bersama dalam laman ini.

Pemanfaatan tempurung kelapa yang pertama yaitu bisa di gunakan sebagai sumber energi yang paling sederhana adalah digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak. Mungkin dimasa modern ini kita sudah sulit menemukan orang yang memasak menggunakan kayu bakar apa lagi tempurung kelapa. Namun tanpa kita sadari, penggunaan tempurung kelapa ini sangatlah menguntungkan. Kita lihat dari segi ekonomisnya tentu lebih murah dibandingkan dengan kita menggunakan gas LPG. Selain itu, gas LPG saat ini sudah sangan sulit untuk kita dapatkan dan juga tidak dapat kita perbaharui. Menggunakan tempurung kelapa juga mempengaruhi rasa masakan yang kita masak, kita sadari atupun tidak rasa masakan yang dimasak menggunakan kayu bakar atau tempurung kelapa mempunyai ciri khas tersendiri, memiliki rasa khas sesuai dengan lidah kita.

Cara yang kedua yaitu digunakan berbagai jenis kerajinan tangan, sebagai contoh yaitu tas yang berbahan dasar tempurung kelapa. Selain mempunyai nilai seni yang cukup tinggi, tas dari tempurung kelapa juga dapat memberikan nilai tambah untuk perekonimian masyarakat kita. Salah satu contoh yang tidak jauh dari tempat tinggal kita yaitu ada di daerah Blitar saja.

Ada beberapa contoh kerajinan yang dapat dikembangkan menjadi suatu usaha. Contoh yang pertama adalah berbagai pajangan atau hiasan rumah seperti hiasan berbentuk gajah, kuda bahkan mahluk mitologi yang hanya ada dalam dongeng, yaitu naga. Kerajinan yang paling diunggulkan adalah kerajinan tas. Dari dulu hingga sekarang tas merupakan barang yang paling di minati oleh para wanita dan remaja putri. Tas dari tempurung kelapa ini juga banyak dicari karena modelnya yang etnik dan cantik.

Pemanfaatan batok kelapa sangat menguntungkan, dengan modal yang relatif sedikit, kita dapat memperoleh hasil yang lumayan besar.

 
Created by Yudha Agus Wahyudi

Lingkungan Hidup

Rabu, 13 November 2013

Lingkungan hidup, sering disebut sebagai lingkungan, adalah istilah yang dapat mencakup segala makhluk hidup dan tak hidup di alam yang ada di Bumi atau bagian dari Bumi, yang berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang berlebihan. Lawan dari lingkungan hidup adalah lingkungan buatan, yang mencakup wilayah dan komponen-komponennya yang banyak dipengaruhi oleh manusia.

Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan ruang lingkup lingkungan hidup Indonesia meliputi ruang, tempat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berwawasan Nusantara dalam melaksanakan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya. Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.

Merujuk pada definisi di atas, maka lingkungan hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi silang antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan cuaca serta musim yang memberikan kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya, tempat bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya. Secara hukum maka wawasan dalam menyelenggarakan penegakan hukum pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia adalah Wawasan Nusantara.

Bahaya alam: banjir, kemarau panjang, tsunami, gempa bumi, gunung berapi, kebakaran hutan, gunung lumpur, tanah longsor,limbah industri, limbah pariwisata, limbah rumah sakit. Masalah Lingkungan hidup di Indonesia saat ini: penebangan hutan secara liar/pembalakan hutan; polusi air dari limbah industri dan pertambangan; polusi udara di daerah perkotaan (Jakarta merupakan kota dengan udara paling kotor ke 3 di dunia); asap dan kabut dari kebakaran hutan; kebakaran hutan permanen/tidak dapat dipadamkan; perambahan suaka alam/suaka margasatwa; perburuan liar, perdagangan dan pembasmian hewan liar yang dilindungi; penghancuran terumbu karang; pembuangan sampah B3/radioaktif dari negara maju; pembuangan sampah tanpa pemisahan/pengolahan; semburan lumpur liar di Sidoarjo, Jawa Timur; hujan asam yang merupakan akibat dari polusi udara.

Merupakan hasil dari pemakaian peralatan kesehatan padat dan cair, bahan kimia dan bagian dari tubuh manusia yang tidak dapat digunakan lagi. Unit penghasil limbah di rumahsakit adalah semua unit yang menghasilkan limbah seperti loundri, dapur, unit kamar operasi, laboratorium, unit radiologi, apotek/farmasi, perkantoran, kantin dan lain sebagainya. pengolahan limbah padat dan cair dapat dilakukan dengan cara kimiawi dan cara tradisional, tetapi dalam standarisasinya incenarator.


counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Y.A.W.A.R.I.G. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger